by:imut
Jersey Giant
Jersey Giant adalah salah satu varietas ayam terbesar di dunia. Ayam
ini pertamakali muncul di New Jersey Amerika Serikat pada abad 19.
Jersey Giant pertamakali dibudidayakan oleh John dan Thomas Black dengan
menyilangkan varietas ayam berukuran besar seperti Black Java, Black
langshan dan Black Brahma.Jersey Giant
Tujuannya adalah untuk menciptakan ayam pedaging berukuran besar yang dapat menggantikan ayam Kalkun. Ayam Jersey Giant berukuran sangat besar. Rata-rata jantan memiliki bobot 6 kg dan betina 4,5 kg. Umumnyaberwarna hitam. Namun warna putih dan abu-abu juga ditemukan. Telur berwarna coklat yang sangat besar dibandingkan dengan telur ayam ras lainnya.

Gambar 9. Ayam Jersey Giant. Sumber: poultrykeeper.com; backyardchickens.com.
Sebagai ayam pedaging, Jersey Giant tumbuh lebih lambat dibandingkan jenis ayam pedaging lainnya. Kebutuhan pakannya pun lebih besar sehingga ayam ini di nilai kurang ekonomis jika diternakkan dalam skala besar. Oleh karenanya, ayam ini lebih banyak dipelihara oleh keluarga petani di pekarangan.
Saat ini, populasi ayam Jersey Giant kian merosot dan nyaris punah. Namun, beberapa organisasi peternak berupaya mempertahankan populasi ayam ini dengan mengadakan berbagai ajang kontes (show). Ayam Jersey Giant dengan penampilan terbaik akan diberi penghargaan dan gelar juara.
Kulang Aseel
Aseel atau Asil adalah ayam yang berasal dari India dan Pakistan.
Ayam ini termasuk tipe Malayoid, jenis ayam bertubuh tinggi atletis yang
tersebar luas di Asia Selatan dan AsiaTenggara. Aseel merupakan nenek
moyang dari ayam laga seperti Bangkok, Shamo, Saigon dan Birma. Dari
penemuan benda arkeologi di Mohenjo Daro dan Harappa, diketahui bahwa
ayam telah dipelihara oleh penduduk India sejak 5000 tahun SM.Ayam Aseel memiliki postur tegap sebagaimana ayam laga pada umumnya. Kepala dan leher besar dengan pial berbentuk pea. Paruh tebal, kadang meruncing seperti paruh elang. Kaki memiliki pertulangan yang tebal dan kokoh. Bulu keras, berminyak dan kaku. Ayam ini memiliki banyak sekali pola warna, postur dan varietas, diantaranya adalah: Madras Asil, Reza Asil, Kulang Asil, Sindhi Asil, Mianwali, Jawa Asil, Amroha dan Lasani Asil.
Salah satu ciri ayam Aseel adalah agresifitas dan kecenderungannya untuk selalu berkelahi antar sesamanya. Sifat ini bahkan dapat dilihat sejak ayam ini berumur beberapa minggu. Ayam ini bahkan tak segan-segan untuk bertarung hingga mati. Umumnya kematian terjadi akibat cedera yang berat pada bagian leher atau kepala.
Gambar 10. Macam-macam sub-varietas ayam Aseel. Sumber: backyardchickens.com.Dengan wajah yang tebal, jengger pea dan paruh melengkung bak paruh elang, ayam Asil terlihat garang dan kejam. Selain berani, ayam ini juga memiliki daya tahan tinggi dan pantang menyerah. Patukannya dikenal kuat dan cepat. Pukulan kakinya berat, bertenaga dan mematikan. Oleh karenanya, ayam ini lebih banyak dijadikan sebagai ayam laga atau ayam hias di pekarangan.
Daging ayam Asil kurang diminati karena teksturnya yang keras. Sedangkan sebagai petelur, Asil kurang bisa diandalkan karena produktifitasnya yang sangat rendah, yaitu sebanyak 6-40 butir per tahun. Namun, ayam Asil dikenal sebagai pengeram dan induk yang baik. Ayam Kulang Asil dan ayam tipe Malayoid pada umumnya adalah varietas ayam laga terbesar di dunia. Pada individu tertentu, tinggi tubuh dapat mencapai 75 cm hingga 90 cm dengan bobot maksimal hingga 5-7 kg.
Indio Gigante
Jika didasarkan pada ukuran tinggi tubuh dan bobotnya, tak salah lagi
jika ayam Indio Gigante dinyatakan sebagai ayam terbesar di dunia. Ayam
ini berpostur jangkung dengan tinggi dapat mencapai lebih dari 1 meter.
Ukuran ini adalah dua kali lipat dari ukuran rata-rata ayam pelung yang
tingginya hanya mencapai 50 cm. Bobot maksimal ayam jantan Indio
Gigante dilaporkan dapat mencapai 6-7 kg. Sedangkan betina berkisar 4-5
kg.
Gambar 11. Ayam Indio Gigante. Sumber: backyardchickens.com.
Ayam Indio Gigante pertama kali dibudidayakan oleh peternak Brazil dengan menyilangkan ras ayam Malayoid dari India-Pakistan dengan ayam Plymouth Rock. Tujuannya adalah untuk memperoleh ayam pedaging dan petelur yang dapat tumbuh cepat dengan bobot maksimal.
Ayam ini memiliki warna tubuh yang sangat bervariasi dengan warna dasar hitam yang diselingi totol-totol putih. Warna totol ini berasal dari ayam Plymouth Rock yang dulunya menjadi salah satu induknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar